PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR (PLTN)

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR
Oleh : 
Putu Yudi Astrawan Putra (0405031001), 
I Made Agus Juniada (0405031004)
Jur. D3 Teknik Elektro, Universitas Pendidikan Ganesha, Bali.

Pertumbuhan ekonomi selalu diikuti dengan peningkatan kebutuhan masyarakat akan listrik. Tanpa listrik pertumbuhan ekonomi adalah mustahil karena listrik adalah penggerak roda perekonomian masyarakat. Kebutuhan energi listrik pada era globalisasi ini kebutuhannya semakin meningkat. Terlebih lagi pada saat beban puncak. Beban puncak penggunaan listrik didunia berkisar antara pukul 18.00 – 22.00 (Sumber: http://www.plnbali.co.id/  diakses pada hari Kamis, 08 September 2005). Peningkatan beban listrik ini diakibatkan karena pada waktu-waktu ini masyarakat umumnya secara bersamaan menggunakan listrik sebagai sumber daya untuk menghidupkan lampu penerangan, menghidupkan televisi dan lain-lain. 
Di negara kita, pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga nuklir atau umum disebutkan dengan istilah PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) masih belum banyak dimanfaatkan karena di mata masyarakat limbah dari pembangkit listrik ini sangat mengancam ekosistem disekitarnya.  Dari beberapa latar belakang  diatas maka penyusun memberanikan diri untuk menyusun makalah tentang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) ini.








TUTORIAL 2, DAMPAK NEGATIF PLTN





LINK TERKAIT PLTN LAINNYA (SUMBER BATAN.GO.ID) :


terima pembuatan jingle perusahaan / usaha anda "murah bergaransi" hubungi 081915715383

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More